Pulau Biawak - Pembaca berita Info Terkini, kami menghadirkan kabar berjudul Pulau Biawak, kami telah mempersiapkan banyak berita dalam situs kami dari hasil bidikan reporter kami dilapangan maupun dari hasil referensi kantor berita online nasional maupun internasional
Artikel Travel, yang kami tulis kembali dengan sedikit penyempurnaan.
Topik berita berikut adalah : Pulau Biawak
telusurindonesia.com – Masih di Indonesia yang kaya banget tempat-tempat wisatanya nih, dari ujung utara sampai selatan, dari ujung barat sampai ujung timur. Keren banget gak tuh Indonesia kita! Liburan kali ini yuk kita bahas keindahan Alam di Pulau Biawak, Pulau ini menawarkan keindahan alam yang gak kalah sama pulau-pulau lainnya. Apa sih yang menarik dari Pulau ini? Nih, kita kupas satu persatu keindahan pulau ini. Pulau ini memiliki keindahan Alam pesona bawah laut yang menawan, keindahan bawah lautnya yang masih perawan membuat wisatawan seakan dimanjakan dengan melihat beraneka ragam ikan cantik yang berwarna – warni dan terumbu karang yang masih terjaga. kegiatan Snorkling dan diving adalah cara yang tepat untuk menikmati keindahan laut yang ada di pulau ini, karena keindahan lautnya yang bening dan karang-karangnya masih hidup dibawah laut. para wisatawan juga bisa berfoto dengan trumbu karang dan ikan-ikan yang sangat cantik di pulau ini, tapi jangan lupa ya bawa kamera underwater.
Pulau Biawak sebagian besar adalah hutan bakau, sehingga menjadikan Pulau ini sangat rimbun dan banyak pepohonan. Seperti Hutan Pinus sebagai sarang burung-burung endemik juga dapat ditemui di Pulau ini. terdapat juga beberapa spesies burung seperti trinil pantai, cangak bulus, cekaka, dan beberapa jenis hewan lainnya. Dipinggir pantai ini kita juga bisa melihat pembudidayaan laut dan penangkaran biota laut seperti keramba jaring apung ikan Kerapu, Rumput Laut dan penagkaran ikan hias laut. Pulau ini merupakan pulau konservasi fauna yang sesuai dengan namanya, terdapat jenis reptil yang menyerupai hewan Komodo dan telah ada di pulau ini sejak jutaan tahun yang lalu. Dengan jumlah yang mencapai ratusan ekor. hewan hidup di semak-semak dan hutan bakau ini merupakan hewan liar tetapi tidak menyerang manusia kecuali jika keberadaanya diganggu.
Obyek wisata lainnya yang gak kalah serunya di pulau ini adalah adanya ditengah-tengah pulau terdapat sebuah mercusuar yang sampai saat ini masih digunakan sebagai navigasi kapal-kapal yang melintas di sekitar pulau. Mercusuar yang dibangun oleh Zm William pada tahun 1872 ini memiliki bentuk bangunan seperti dengan mercusuar yang berada di Bangka Belitung dan Anyer. Dengan anak tangga yang berjumlah sekitar 300 anak tangga, mercusuar ini terbuat dari besi dan teras yang berukuran sekitar 80 cm. selain menikmati keindahan bawah lautnya, pengunjung juga dapat menaikinya dan menikmati keindahan Pulau Biawak dari atas mercusuar ini.
Lokasi pulau biawak ini terletak di Desa Pabean Ilir, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Pulau ini dapat dijangkau dengan menggunakan kapal nelayan dengan perjalanan 4-6 jam. Akses menuju pulau ini dapat ditempuh dari Karangsong dan Brondong dengan menggunakan perahu kecil yang disewa dari nelayan, karena tidak ada angkutan khusus yang berangkat setiap hari. Untuk fasilitas yang ditawarkan, penginapan dan makan akan banyak ditemui di Pulau Biawak. Kalau kamu tidak mau repot, bisa memilih menghubungi agen tour untuk mengurus segala keperluan selama berlibur disana.
setelah berbicara banyak tentang keindahannya, Namun ada beberapa cerita mistis yang menyelimuti keindahan Pulau ini. salah satunya ada cerita mengenai hewan biawak disini bukan hewan biawak biasa, diantaranya ada salah satu kelompok biawak yang dulunya di pelihara oleh nyonya belanda. kabarnya sampai sekarang masih ada, tetapi hewan biawak ini jarang dijumpai atau mistis keberadaannya. hewan biawak mistis ini memiliki perbedaan dengan biawak lainnya, perbedaannya adalah biawak piaraan nyonya belanda ini mempunyai ciri corak kalung berbeda dilehernya.
pulau yang berada di utara indramayu ini terdapat Populasi biawak sekitar 300 ekor. setiap pagi penjaga pulau disini memberi makan ikan, dan yang unik penjaga pulau ini sudah dianggap biawak-biawak itu seperti anaknya sendiri. Cerita mistis lainnya menurut warga disana pernah melihat sesosok ular raksasa yang menurut warga sekitar adalah ular jelmaan dari Pusaka Dewi Nawang Wulan, pusaka tersebut minta diberikan tempat. Hal unik lainnya yang terdapat di pulau ini yaitu keberadaan sumur yang airnya berwarna merah darah, konon dulunya tidak seperti ini, dulu sumur ini pernah dijadikan tempat ritual seseorang namun ritual tersebut gagal entah karena hal apa dengan kejadian tersebut tak lama kemudian sumur ini airnya berubah menjadi merah. Informasi dan cerita udah didapat, gak ada salahnya dong Pulau Biawak sekarang jadi salah satu destinasi liburan kalian selanjutnya.
Bagikan link berita untuk teman https://infot3rkini.blogspot.com/2017/01/pulau-biawak.html
Topik berita berikut adalah : Pulau Biawak
![]() |
| Pulau Biawak sumber gambar : mbah google |
Pulau Biawak sebagian besar adalah hutan bakau, sehingga menjadikan Pulau ini sangat rimbun dan banyak pepohonan. Seperti Hutan Pinus sebagai sarang burung-burung endemik juga dapat ditemui di Pulau ini. terdapat juga beberapa spesies burung seperti trinil pantai, cangak bulus, cekaka, dan beberapa jenis hewan lainnya. Dipinggir pantai ini kita juga bisa melihat pembudidayaan laut dan penangkaran biota laut seperti keramba jaring apung ikan Kerapu, Rumput Laut dan penagkaran ikan hias laut. Pulau ini merupakan pulau konservasi fauna yang sesuai dengan namanya, terdapat jenis reptil yang menyerupai hewan Komodo dan telah ada di pulau ini sejak jutaan tahun yang lalu. Dengan jumlah yang mencapai ratusan ekor. hewan hidup di semak-semak dan hutan bakau ini merupakan hewan liar tetapi tidak menyerang manusia kecuali jika keberadaanya diganggu.
![]() |
| Pulau Biawak Indramayu sumber gambar : mbah google |
Lokasi pulau biawak ini terletak di Desa Pabean Ilir, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Pulau ini dapat dijangkau dengan menggunakan kapal nelayan dengan perjalanan 4-6 jam. Akses menuju pulau ini dapat ditempuh dari Karangsong dan Brondong dengan menggunakan perahu kecil yang disewa dari nelayan, karena tidak ada angkutan khusus yang berangkat setiap hari. Untuk fasilitas yang ditawarkan, penginapan dan makan akan banyak ditemui di Pulau Biawak. Kalau kamu tidak mau repot, bisa memilih menghubungi agen tour untuk mengurus segala keperluan selama berlibur disana.
setelah berbicara banyak tentang keindahannya, Namun ada beberapa cerita mistis yang menyelimuti keindahan Pulau ini. salah satunya ada cerita mengenai hewan biawak disini bukan hewan biawak biasa, diantaranya ada salah satu kelompok biawak yang dulunya di pelihara oleh nyonya belanda. kabarnya sampai sekarang masih ada, tetapi hewan biawak ini jarang dijumpai atau mistis keberadaannya. hewan biawak mistis ini memiliki perbedaan dengan biawak lainnya, perbedaannya adalah biawak piaraan nyonya belanda ini mempunyai ciri corak kalung berbeda dilehernya.
pulau yang berada di utara indramayu ini terdapat Populasi biawak sekitar 300 ekor. setiap pagi penjaga pulau disini memberi makan ikan, dan yang unik penjaga pulau ini sudah dianggap biawak-biawak itu seperti anaknya sendiri. Cerita mistis lainnya menurut warga disana pernah melihat sesosok ular raksasa yang menurut warga sekitar adalah ular jelmaan dari Pusaka Dewi Nawang Wulan, pusaka tersebut minta diberikan tempat. Hal unik lainnya yang terdapat di pulau ini yaitu keberadaan sumur yang airnya berwarna merah darah, konon dulunya tidak seperti ini, dulu sumur ini pernah dijadikan tempat ritual seseorang namun ritual tersebut gagal entah karena hal apa dengan kejadian tersebut tak lama kemudian sumur ini airnya berubah menjadi merah. Informasi dan cerita udah didapat, gak ada salahnya dong Pulau Biawak sekarang jadi salah satu destinasi liburan kalian selanjutnya.
Sekian kabar Pulau Biawak dan dapatkan juga banyak kabar menarik paling hangat, top, dan paling baru.
Bagikan link berita untuk teman https://infot3rkini.blogspot.com/2017/01/pulau-biawak.html


