Senin, 02 Januari 2017

Pantai Pink di Pulau Komodo

KABAR BARU HARI INI
Pantai Pink di Pulau Komodo - Pembaca berita Info Terkini, kami menghadirkan kabar berjudul Pantai Pink di Pulau Komodo, kami telah mempersiapkan banyak berita dalam situs kami dari hasil bidikan reporter kami dilapangan maupun dari hasil referensi kantor berita online nasional maupun internasional Artikel Travel, yang kami tulis kembali dengan sedikit penyempurnaan.

Topik berita berikut adalah : Pantai Pink di Pulau Komodo

Topik Berita Lainnya :

Pantai Pink sumber gambar : mbah google
Pantai Pink merupakan salah satu pantai yang ada di Pulau Komodo, Nusa Tenggara Timur.

Dinamakan Pantai Pink karena memang pasir pantainya berwarna merah muda (pink). Namun masyarakat setempat lebih suka menyebutnya Pantai Merah, dan sementara para wisatawan asing lebih suka menyebutnya Pink Beach. Pasirnya yang berwarna pink dan juga sangat lembut ini akan tampak lebih jelas disaat pasirnya tersapu ombak.

Dan belum diketahui secara pasti dari mana asal muasal warna pasir merah muda yang cantik ini. Namun, beberapa berpendapat bahwa warna pink berasal dari pecahan karang berwarna merah yang sudah mati dan memang banyak ditemukan di pantai ini. Pendapat lain menyebutkan warna pink pada pasir Pantai Pink adalah karena adanya hewan mikroskopik bernama foraminifera yang memproduksi warna merah atau pink terang pada terumbu karang.

Tidak hanya kondisi pantainya yang cantik, kehidupan bawah laut di Pantai yang satu ini juga menyimpan keindahan dan kekayaan yang menarik untuk diselami. Di Pantai Pink sendiri terdapat banyak sekali biota laut yang meliputi 1500 spesies ikan, 250 spesies terumbu karang, dan kurang lebih 75 spesies spong. Oleh karenanya, snorkeling atau diving adalah aktivitas yang tidak boleh dilewatkan begitu saja oleh para penelusur saat mengunjungi pantai cantik ini. Arus di pantai ini terkenal cukup kuat. Hal itu dikarenakan adanya pertemuan air laut tropis dari utara dan air laut dari selatan.

Jika para penelusur ingin berkunjung ke Pantai Pink ini, yang pertama para penelusur harus tuju adalah Labuan Bajo. Dan untuk menuju ke Labuan Bajo sendiri, para penelusur bisa menempuhnya melalui tiga jalur yaitu jalur laut, darat, ataupun jalur udara.

Jalur laut: para penelusur dapat naik kapal dari Tanjung Benoa, Bali menuju ke Labuan Bajo dengan jarak tempuh kurang lebih sekitar 1 hari perjalanan.

Jalur darat: para penelusur dapat naik bis dari Denpasar, Bali menuju ke Labuan Bajo dan untuk menyeberangnya para penelusur dapat naik kapal ferry.

Jalur udara: Dan inilah cara yang paling cepat untuk menuju ke Labuan Bajo, karena hanya membutuhkan waktu kurang lebih 35 menit saja dari Bandara Ngurah Rai, Bali.

Setelah sampai di Labuan Bajo, para penelusur masih harus melanjutkan perjalanan dengan menggunakan kapal ferry untuk menyeberang ke Loh Liang di Pulau Komodo. Kemudian dari Loh Liang ke Pantai Pink sendiri, para penelusur dapat naik perahu dengan jarak tempuh sekitar 35 menit. Atau buat para penelusur yang mempunyai jiwa adventure tinggi, bisa menempuhnya dengan berjalan kaki selama kurang lebih sekitar 4 – 5 jam perjalanan.

Pantai Pink sumber gambar : mbah google
Di Pantai Pink ini, para penelusur dapat melakukan berbagai kegiatan wisata diantaranya yaitu menikmati pemandangan alam di sekitar, berenang, berjemur, bersantai di pinggir pantai, diving, snorkeling, dan juga menikmati indahnya pemandangan saat sunset.

Snorkeling dan diving merupakan dua kegiatan yang wajib dilakukan oleh para penelusur saat berkunjung ke pantai yang sangat cantik ini. Pemandangan bawah lautnya yang sangat cantik ini merupakan suatu pemandangan yang tak boleh dilewatkan begitu saja. Bahkan hanya snorkeling di dekat bibir pantai saja sudah dapat memanjakan indera penglihatan para penelusur, apalagi jika  para penelusur menyelam lebih ke dalam lagi.

Oh ya saat para penelusur melakukan kegiatan wisata di pantai ini agar selalu hati – hati yah, karena pantai yang tak berpenghuni ini merupakan habitat asli komodo. Waspadalah saat melihat hewan yang satu ini disekitar pantai, karena komodo merupakan binatang liar yang sewaktu – waktu dapat membahayakan para penelusur. Oleh karena itu, lebih baik para penelusur menyewa jasa pemandu yang sudah berpengalaman saat mengunjungi pantai ini.

Di Pantai Pink ini fasilitasnya masih sangat minim sekali dan bahkan bisa dibilang tidak ada. Disarankan untuk para penelusur membawa bekal makanan dan minuman yang cukup karena tidak terdapat warung di pantai ini. Selain itu bawa juga berbagai macam kebutuhan yang diperlukan oleh para penelusur saat berkunjung kesana. Diantaranya yaitu sunblock, topi, kacamata hitam, obat – obatan pribadi, dan juga kamera tentunya.

Jika para penelusur ingin menginap di Pantai Pink ini, maka para penelusur dapat menginap di rumah penduduk namun dengan fasilitas yang terbatas mengingat pantai ini merupakan pantai yang terletak di tempat terpencil. Dan jika ingin mendapatkan yang fasilitasnya lebih bagus, maka para penelusur dapat memperolehnya di Labuan Bajo.

Sekian kabar Pantai Pink di Pulau Komodo dan dapatkan juga banyak kabar menarik paling hangat, top, dan paling baru.

Bagikan link berita untuk teman https://infot3rkini.blogspot.com/2017/01/pantai-pink-di-pulau-komodo.html