Netanyahu Menganggap Suara PBB Soal Pemukiman Israel Bias dan Memalukan - Pembaca berita Info Terkini, kami menghadirkan kabar berjudul Netanyahu Menganggap Suara PBB Soal Pemukiman Israel Bias dan Memalukan, kami telah mempersiapkan banyak berita dalam situs kami dari hasil bidikan reporter kami dilapangan maupun dari hasil referensi kantor berita online nasional maupun internasional
Artikel Internasional,
Artikel News, yang kami tulis kembali dengan sedikit penyempurnaan.
Topik berita berikut adalah : Netanyahu Menganggap Suara PBB Soal Pemukiman Israel Bias dan Memalukan
Jakarta - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada Sabtu (24/12) menolak resolusi PBB terhadap permukiman Israel di wilayah Palestina. Ia menganggap keputusan tersebut bias dan memalukan.
"Keputusan yang diambil adalah bias dan memalukan, tapi kami akan menahannya," katanya dalam reaksi resmi pertamanya sejak pemungutan suara Dewan Keamanan PBB Jumat, seperti dilansir dari AFP, Minggu (25/12/2016).
"Ini akan memakan waktu, tetapi keputusan ini akan dibatalkan," kata dia pada upacara lilin-pencahayaan Hanukkah yang disiarkan pula oleh televisi Israel.
Resolusi terbaru DK PBB tersebut menuntut Israel untuk segera dan menghentikan sepenuhnya semua aktivitas permukiman di wilayah pendudukan Palestina, termasuk Yerusalem timur.
Selama ini, PBB bersikeras bahwa aktivitas pembangunan permukiman Yahudi adalah ilegal. Badan dunia tersebut juga telah berulang kali menyerukan Israel untuk menghentikan aktivitas tersebut. Namun pejabat-pejabat PBB menyatakan, justru terjadi peningkatan pembangunan permukiman Yahudi dalam beberapa bulan terakhir.
Pemerintahan Obama juga telah berulang kali menyatakan keberatan atas kebijakan sekutu dekatnya itu. Namun usai kemenangan Donald Trump dalam pemilihan presiden AS pada November lalu, pemerintah Israel malah menghidupkan kembali rencana untuk membangun 500 rumah baru bagi para pemukim Israel di wilayah Yerusalem timur.
Lihat sumber berita : detik.com.
Bagikan link berita untuk teman https://infot3rkini.blogspot.com/2016/12/netanyahu-menganggap-suara-pbb-soal.html
Topik berita berikut adalah : Netanyahu Menganggap Suara PBB Soal Pemukiman Israel Bias dan Memalukan
Jakarta - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada Sabtu (24/12) menolak resolusi PBB terhadap permukiman Israel di wilayah Palestina. Ia menganggap keputusan tersebut bias dan memalukan.
"Keputusan yang diambil adalah bias dan memalukan, tapi kami akan menahannya," katanya dalam reaksi resmi pertamanya sejak pemungutan suara Dewan Keamanan PBB Jumat, seperti dilansir dari AFP, Minggu (25/12/2016).
"Ini akan memakan waktu, tetapi keputusan ini akan dibatalkan," kata dia pada upacara lilin-pencahayaan Hanukkah yang disiarkan pula oleh televisi Israel.
Resolusi terbaru DK PBB tersebut menuntut Israel untuk segera dan menghentikan sepenuhnya semua aktivitas permukiman di wilayah pendudukan Palestina, termasuk Yerusalem timur.
Selama ini, PBB bersikeras bahwa aktivitas pembangunan permukiman Yahudi adalah ilegal. Badan dunia tersebut juga telah berulang kali menyerukan Israel untuk menghentikan aktivitas tersebut. Namun pejabat-pejabat PBB menyatakan, justru terjadi peningkatan pembangunan permukiman Yahudi dalam beberapa bulan terakhir.
Pemerintahan Obama juga telah berulang kali menyatakan keberatan atas kebijakan sekutu dekatnya itu. Namun usai kemenangan Donald Trump dalam pemilihan presiden AS pada November lalu, pemerintah Israel malah menghidupkan kembali rencana untuk membangun 500 rumah baru bagi para pemukim Israel di wilayah Yerusalem timur.
Lihat sumber berita : detik.com.
Sekian kabar Netanyahu Menganggap Suara PBB Soal Pemukiman Israel Bias dan Memalukan dan dapatkan juga banyak kabar menarik paling hangat, top, dan paling baru.
Bagikan link berita untuk teman https://infot3rkini.blogspot.com/2016/12/netanyahu-menganggap-suara-pbb-soal.html

